
Kesehatan dan kualitas hidup merupakan salah satu pilar kesejahteraan nagi para lansia. Pada tanggal 1 Desember 2024, mahasiswa Magister Farmasi Klinik Angkatan 2024 melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat dengan tema Preventif Kanker pada Geriatri. Kegiatan dengan judul “AKAL: Antisipasi Kanker Pada Lansia” yang dilaksanakan pada 1 Desember 2024 di RW 23 Kelurahan Brontokusuman, Yogyakarta, berhasil mencapai tujuannya dalam memberikan pengetahuan dan meningkatkan pemahaman tentang kanker, khususnya jenis-jenis kanker yang sering terjadi pada lansia serta upaya pencegahannya. Kegiatan ini dihadiri oleh 50 peserta yang terdiri dari lansia dan caregiver, yang menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. Peserta mendapatkan berbagai informasi tentang pencegahan dan deteksi dini kanker melalui sesi penyuluhan, yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan ini berjalan dengan bimbingan para dosen, antara lain ibu drh. Retno Murwanti, M.P., Ph.D, bapak Prof. Dr. apt. Arief Nurrochmad, M.Si., M.Sc dan ibu apt. Sisca Ucche, M.Pharm.Sc., Ph.D.
Kegiatan ini berlangsung diawali dengan kegiatan senam lansia selama 60 menit yang bertujuan untuk meningkatkan kebugaran fisik dan memberikan energi positif kepada peserta sebelum sesi penyuluhan. Setelah itu, peserta mengisi pre-test yang bertujuan untuk mengukur tingkat pemahaman awal mereka tentang kanker dan penerapan terapi, serta menerima buku saku yang berisi informasi penting mengenai kanker prostat, kanker paru, kanker payudara, kanker kolorektal, dan cara-cara deteksi dini pada lansia. Pembukaan acara dihadiri oleh Ketua Paguyuban Lansia RW 23 (Bapak Parwoto Dwi Putranto) dan Dosen Pembimbing (drh. Retno Murwanti, M.P., Ph.D.), yang memberikan sambutan hangat dan dorongan semangat kepada peserta untuk aktif mengikuti kegiatan ini.
Sesi penyuluhan dimulai pada pukul 08.30 WIB, dengan materi bertajuk “AKAL: Antisipasi Kanker pada Lansia” yang disampaikan oleh apt. Paulina Ambarsari M.N.H.,S.Farm. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat dan mudah dipahami oleh peserta, mengingat topik tersebut sangat relevan dengan kelompok usia lansia yang lebih berisiko terkena kanker. Selama penyuluhan, peserta diberikan kesempatan untuk berinteraksi dalam sesi tanya jawab yang sangat antusias, di mana mereka mengajukan berbagai pertanyaan terkait screening dan biomarker pada kanker. Sebagai apresiasi, peserta yang berhasil menjawab pertanyaan atau memberikan pertanyaan terbaik mendapatkan doorprize yang telah disiapkan oleh panitia.
Setelah sesi tanya jawab, acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata kepada Paguyuban Lansia RW 23, Kelurahan Brontokusuman. Kegiatan ditutup dengan pengisian post-test untuk mengevaluasi sejauh mana peningkatan pemahaman peserta mengenai kanke setelah mengikuti seluruh rangkaian acara. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan lansia dapat lebih waspada terhadap tanda-tanda kanker dan menerapkan langkah-langkah pencegahan yang dapat menjaga kesehatan mereka di masa depan.