Magister Farmasi klinik Universitas Gadjah Mada (UGM) Menyuarakan Edukasi Pencegahan Demensia pada Lansia melalui Kegiatan Edukasi “CERIA” dan Cek Kesehatan

Yogyakarta, 8 November 2025 – Program Studi Magister Farmasi Klinik Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan kegiatan pengabdian masyarakat melalui program edukasi cegah risiko demensia pada lansia bersama warga Padukuhan Manukan, Kelurahan Condong Catur, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, D.I. Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta lansia dengan mengusung tema “CERIA: Cegah Risiko Demensia pada Lansia”. Selain melakukan kegiatan penyampaian materi edukasi, para peserta juga diberikan kesempatan untuk screening kesehatan melalui cek kesehatan yang meliputi gula darah, kolesterol dan asam urat.Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mengenai demensia sebagai masalah kesehatan yang sering dialami pada pasien lanjutusia, yang mana hal ini juga dapat dicegah atau diperlambat melalui perubahan gaya hidup dan deteksi secara dini.

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin oleh apt. Devi Yulianti, S.Farm dengan beranggotakan tim apt. Wil Helminah, S.Farm; apt. Indah Aulia Shafera, S.Farm; apt. Wahyudi, S.Farm; dan apt. Syari Sekar Suryandari, S.Farm dari Program Studi Magister Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada.

Adapun rangkaian kegiatan dibuka melalui pemberian sambutan oleh Prof. Dr.  Zullies Ikawati dan Dr. apt. Woro Harjaningsih, Sp.FRS selaku Dosen Pembimbing kegiatan pengabdian masyarakat yang memberikan arahan mengenai peran seorang Apoteker dalam edukasi kepada masyarakat dan pentingnya upaya promotif serta preventif terhadap penyakit degeneratif seperti demensia. kemudian dilanjutkan dengan pemberian sambutan dari ibu ketua padukuhan yang mengawali jalannya kegiatan.

Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan pemberian edukasi oleh apt. Devi Yulianti, S.Farm yang disampaikan melalui pemaparan materi, diskusi aktif serta pembagian leaflet dan booklet/buku saku yang berisi informasi dan penjelasan mengenai pencegahan risiko demensia. Strategi pencegahan risiko demensia diperkenalkan melalui slogan “CERIA” yang mendorong lansia untuk terus aktif bergerak, mengelola stress dan mengoptimalkan makanan yang sehat dan bergizi. Dalam mendorong lansia untuk aktif bergerak, kegiatan ini juga mengajak lansia untuk melakukan senam otak sebagai upaya dalam menyelaraskan anggota gerak untuk bisa aktif.

Ketua Padukuhan Manukan memberikan apresiasi dan rasa syukur atas terselenggaranya program edukasi dan screening kesehatan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dan berharap kedepannya kerja sama dengan Fakultas Farmasi UGM dapat terus dilakukan. Kegiatan diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan berupa pemberian alat tensi meter digital dan GCU sebagai simbolis kolaborasi antara Magister Farmasi Klinik UGM dan Padukuhan Manukan. Pemberian alat tensi meter digital dan GCU ini diharapkan dapat bermanfaat bagi warga desa Padukuhan Manukan untuk melakukan screening kesehatan mandiri dalam pencegahan risiko penyakit untuk kedepannya.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*